8 Fakta Menarik Raja Haakon VIII, Awalnnya Menolak Status sebagai Pangeran Kerajaan Norwegia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Raja Haakon VIII secara resmi dilantik sebagai raja Norwegia setelah wafatnya ayahnya, Raja Harald V, yang dikenang rakyat karena popularitas tinggi dan kekarismatikannya. Haakon, yang lahir pada 1973 sebagai anak bungsu dari Raja Harald dan Ratu Sonja, awalnya menolak statusnya sebagai pangeran. Ia merupakan raja keempat monarki modern Norwegia yang dipulihkan pada 1905 setelah kemerdekaan dari Swedia. Sebagai putra mahkota, Haakon bekerja sama erat dengan ayahnya dan sering menggantikan Raja Harald dalam menjalankan tugas kerajaan. Ia mengadopsi semboyan sang ayah, 'Segalanya untuk Norwegia', dan diakui sebagai penerus yang tepat untuk melanjutkan warisan kerajaan.
Bagikan
Berita terkait
Trump Setop Kucuran Dana Keamanan untuk Pasukan Sekutu di Irak
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 06.42
Ada Merdeka Run: Pelataran Monas Ditutup, Sejumlah Rute TJ Beroperasi 07.30 WIB
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 06.40
Pesan Megawati saat Bertemu Ramos-Horta dan Para Peraih Nobel
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 06.38
Cerita Megawati Kaget Jadi Korban AI
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 06.34