Trump Setop Kucuran Dana Keamanan untuk Pasukan Sekutu di Irak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah AS mengumumkan rencana menghentikan bantuan militer dan keamanan kepada sekutu utamanya di Timur Tengah, khususnya kepada pasukan Peshmerga Kurdistan Irak. Langkah ini diambil menyusul keputusan Pentagon untuk tidak memperpanjang nota kesepahaman (MoU) bantuan keamanan yang akan berakhir pada 30 September 2026, sejalan dengan penarikan penuh pasukan koalisi dari Irak. Bantuan militer sebesar 61 juta dolar AS dihentikan, yang berpotensi menciptakan kekosongan kekuasaan di Irak utara dan memberi peluang bagi pengaruh Iran, Tiongkok, dan Rusia di kawasan.
Keputusan ini memicu kekhawatiran mendalam mengingat peran penting pasukan Peshmerga dalam melawan kelompok ISIS. Di samping itu, wilayah Kurdistan Irak menghadapi intensitas serangan rudal dan drone yang meningkat dari pihak Iran, terutama setelah serangan drone yang diduga berasal dari Iran pada kantor Perdana Menteri Kurdistan Irak, Masrour Barzani. Meskipun AS menegaskan bahwa pasukan keamanan Irak termasuk Peshmerga sudah mampu memimpin operasi keamanan secara mandiri, pihak berwenang AS masih mengkaji kemungkinan kerja sama keamanan bilateral baru dengan Baghdad untuk menjaga stabilitas pasca-1 Oktober 2026.
Penutupan bantuan ini menandai akhir dari misi militer internasional di Irak, dengan pangkalan militer terakhir AS di Irbil dijadwalkan ditutup pada bulan depan. Pemerintah AS menekankan komitmennya untuk mendukung Pemerintah Irak di bawah Perdana Menteri Ali al-Zaidi dalam menjaga kedaulatan negara dari ancaman milisi luar, sambil tetap memantau dinamika keamanan yang terus berkembang di kawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 06.28
Iran: Trump Mengidap Skizofrenia Hormuz
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 23.13
Merembet ke Tiongkok, Trump Ancam Bank China yang Kerja Sama dengan Iran
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 20.00
Gawat! Trump Ancam Sanksi Bank China Jelang Xi Jinping ke AS
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 16.25
Trump Sebut Selat Hormuz Terbuka, AS Klaim Pegang Kendali dan Blokade Iran
Berita terkait
Trump Klaim Pegang Kendali Selat Hormuz, Jutaan Barel Minyak Melintas
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.21
Bos CIA Nyelonong ke Moskow, Putin Diperingatkan soal NATO
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 13.45
Harga Minyak Dunia Turun ke US$89, Putus Tren Kenaikan Dua Pekan
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 11.02
Sikap Trump Berubah Drastis di Perang Iran, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.50