8 Ribuan Prajurit dan 27 Alutsista Dikerahkan TNI ke Lokasi Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Intelijen Negara (BIN) mengungkap adanya upaya penetrasi siber terhadap infrastruktur kritis di Indonesia melalui serangkaian serangan phishing yang menargetkan aparat pemerintah dan institusi keuangan. Investigasi yang dimulai pada Juni 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 200 akun email resmi telah diretas, dengan data pribadi ribuan pengguna terpapar bahkan diekspor. Lokasi serangan ditemukan dari server yang berbasis di luar negeri, menggunakan teknik spoofing domain pemerintah. Tim keamanan siber BIN bekerja sama dengan BSSN dan provider IT untuk menghentikan pelaku dan mengunci celah keamanan. Hingga akhir Agustus 2024, lebih dari 500 kasus serupa telah ditangani, namun ancaman berkelanjutan masih menjadi perhatian utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.15
Awas! Hacker SilverFox Incar Perusahaan di RI Pakai AI Claude Palsu
Berita terkait
Data Pajak Negara Dibobol Hacker, 678 Ribu Orang Kena Imbas
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.30
Survei Ungkap Pengguna Mac Lebih Banyak Jadi Sasaran Serangan Siber
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 12.03
Ponsel Bekas Disusupi Spyware, Rp 445 Juta Uang Korban Ludes
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 20.00
15 Aplikasi Bikin Rekening Terkuras, Jutaan Warga RI Download
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 21.00