80 Negara Panik Bunyikan Alarm Krisis Energi Global, Kepung PBB Desak Selat Hormuz Dibuka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

80 negara bersama menuntut pembukaan kembali Selat Hormuz di hadapan PBB setelah Iran dan milisi Houthi Yaman mengancam navigasi internasional. Pernyataan resmi menyalahkan Iran atas serangan di Selat Hormuz serta Houthi atas serangan ke Arab Saudi dan Laut Merah yang mengganggu perdagangan dunia. Konflik berpotensi memicu krisis energi global dan menghambat stabilitas pelayaran komersial. Meski dinilai provokatif, Iran dan Houthi mengklaim tindakan defensif demi pencegahan eskalasi regional. Aksi blokade telah menyebabkan lonjahan harga minyak dan restrukturisasi rute kapal kargo secara mahal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 September 2026 pukul 17.32
Iran Beri Syarat Ini ke AS untuk Buka Selat Hormuz
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 06.35
Harga Minyak AS Anjlok Hampir 8% Usai AS-Iran Bertemu
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 20.18
Rudal Houthi dan Ancaman ke Mekah: Mengapa Saudi Siaga?
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 19.10
AS Sesumbar Delegasi Iran Tak Bisa Pulang dari PBB, Ini Alasannya
Berita terkait
Presiden Iran Balas Pidato Trump di PBB: Kami Tak Akan Bertekuk Lutut
Detik.com · 23 September 2026 pukul 23.58
Iran Janji Buka Lagi Selat Hormuz dalam 7 Hari, dengan Syarat...
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 21.40
Iran Siap Buka Lagi Selat Hormuz dalam 7 Hari Jika AS Kurangi Tekanan Militer dan Cabut Blokade
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 18.28
4 Taktik Perang Houthi, Semuanya Terinspirasi dari Iran
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 04.20