Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Iran Janji Buka Lagi Selat Hormuz dalam 7 Hari, dengan Syarat...

Iran menyatakan siap membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari, namun dengan syarat Amerika Serikasi (AS) menghentikan tekanan militer dan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Pernyataan ini disampaikan oleh seorang pejabat senior Iran kepada Reuters pada 22 September 2026, menyusul sebelumnya Iran memperingatkan kemungkinan serangan balasan jika AS dan sekutunya melakukan operasi militer. Komando pusat militer Iran sebelumnya menyatakan telah menerima informasi mengenai kesiapan AS melaksanakan operasi militer dengan dukungan negara-negara kawasan, dan memperingatkan bahwa langkah tersebut akan ditanggapi tanpa batasan.

Pejabat senior Iran menekankan bahwa AS harus lebih dulu menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur diplomasi secara resmi, termasuk mengumumkan niat dan menyepakati jadwal proses perundingan. Delegasi Iran yang hadir dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York diberi wewenang penuh untuk membuka kembali jalur diplomasi dengan AS. Presiden Iran Masoud Pezeshkian tiba di New York pada Selasa, namun tidak direncanakan bertemu langsung dengan Presiden AS Donald Trump.

Meskipun tidak ada rencana pertemuan langsung, Iran tetap membuka ruang untuk membahas kesepakatan penghentian permusuhan melalui mediator selama Sidang Umum PBB berlangsung. Proposal Iran telah disampaikan kepada AS melalui para mediator pada 16 September. Pejabat Iran menyatakan bahwa Sidang Umum PBB menjadi kesempatan bagi AS untuk kembali ke jalur diplomasi, asalkan Washington mengambil langkah-langkah nyata untuk meredakan ketegangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait