81 Tahun Indonesia Merdeka, Ketua MPR Ungkit Masih Ada Anak Berangkat Sekolah Tanpa Sarapan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan kontradiksi antara kemajuan bangsa Indonesia pasca 81 tahun kemerdekaan dengan realitas sosial yang masih dihadapi sebagian masyarakat. Dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR/DPD di Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8), Muzani mengapresiasi pencapaian infrastruktur, pendidikan, kesehatan, industri, pertanian, dan perlindungan sosial yang berhasil mengangkat jutaan warga dari kemiskinan.
Namun, Muzani menyoroti masih adanya anak sekolah yang berangkat tanpa sarapan dan keluarga yang terpaksa memilih antara beli makanan atau bayar pengobatan. Sebagai respons, ia menegaskan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah konkret pemerintah untuk mengatasi kemiskinan energi dan akses gizi yang tidak merata.
Program ini diharapkan dapat memastikan anak-anak sekolah mendapatkan nutrisi cukup sebelum belajar, sekaligus mendukung upaya penurunan kemiskinan ekstrem di berbagai wilayah Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 13.17
Presiden RI: Tak ada investasi lebih berharga dari masa depan anak
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.28
182 Sekolah Rakyat Beroperasi, Prabowo Bicara Masa Depan Anak
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.22
Kisah Citra, Karateka Sekolah Rakyat yang Disorot Prabowo
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 20.12
182 Sekolah Rakyat Dibangun, Presiden Prabowo: Investasi Terbaik untuk Anak
Berita terkait
Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 15.25
MPR Perkuat Pemahaman 4 Pilar Lewat Sosialisasi Berbasis Komunitas
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 21.01
Refleksi HUT ke-81 RI: Kelas Menengah Jungkir Balik Pikul Beban Berat
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.17
Sekolah Rakyat Disebut Strategi Putus Rantai Kemiskinan
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.28