Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

Kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 di Kabupaten Tangerang, Banten pada 8 Agustus 2026, dipenuhi suasana haru saat orang tua siswa menangis di hadapan pejabat pemerintah. Siti Yuliana, ibu dari Putri Nurdiyanah, menceritakan keterbatasan ekonomi yang nyaris menghambat pendidikan putrinya. Program Sekolah Rakyat menyediakan pendidikan gratis berbasis asrama untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Inisiatif ini langsung dari Presiden Prabowo, di bawah Kementerian Sosial pimpinan Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Model 24 jam mencakup kurikulum formal dan pembangunan karakter. Contoh keberhasilan adalah Misfan Nazriel Faturrahman, yang berubah dari keterbatasan membaca menjadi fasih berbahasa Inggris dan Indonesia.

Pemerintah menargetkan 100 Sekolah Rakyat permanen tahun ini, masing-masing kapasitas hingga 2.000 siswa SD-SMA. Mulai Oktober 2026, ditambah 100 titik lagi. Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi kebijakan ini untuk mengatasi angka putus sekolah dan memutus rantai kemiskinan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait