Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 di Kabupaten Tangerang, Banten pada 8 Agustus 2026, dipenuhi suasana haru saat orang tua siswa menangis di hadapan pejabat pemerintah. Siti Yuliana, ibu dari Putri Nurdiyanah, menceritakan keterbatasan ekonomi yang nyaris menghambat pendidikan putrinya. Program Sekolah Rakyat menyediakan pendidikan gratis berbasis asrama untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Inisiatif ini langsung dari Presiden Prabowo, di bawah Kementerian Sosial pimpinan Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Model 24 jam mencakup kurikulum formal dan pembangunan karakter. Contoh keberhasilan adalah Misfan Nazriel Faturrahman, yang berubah dari keterbatasan membaca menjadi fasih berbahasa Inggris dan Indonesia.
Pemerintah menargetkan 100 Sekolah Rakyat permanen tahun ini, masing-masing kapasitas hingga 2.000 siswa SD-SMA. Mulai Oktober 2026, ditambah 100 titik lagi. Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi kebijakan ini untuk mengatasi angka putus sekolah dan memutus rantai kemiskinan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.45
IPM Jawa Barat 2025 Capai 75,90 Poin, Tertinggi dalam 5 Tahun
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 10.35
Seskab Sebut 100 Sekolah Rakyat Baru Siap Beroperasi
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 08.00
Akhir Agustus 2026, 100 Unit Sekolah Rakyat Mulai Aktif
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 21.30
Seskab Teddy motivasi siswa Sekolah Rakyat berani bermimpi besar
Berita terkait
81 Tahun Indonesia Merdeka, Ketua MPR Ungkit Masih Ada Anak Berangkat Sekolah Tanpa Sarapan
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.04
Haru Ibu di Sukoharjo, Bahagia Sang Anak Bisa Punya Seragam Sekolah Baru
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 13.17
Kisah Numan, Keliling Indonesia Demi Bimbing Skripsi Gratis
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 07.00
Sekolah Rakyat Wonosobo Terima 330 Siswa, Asa Keluarga Kurang Mampu
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 16.59