Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

986 Wisatawan Sempat Tertahan di Pulau Padar Imbas Gempa M7 NTT

Sebanyak 986 wisatawan sempat tertahan di Pulau Padar, NTT, setelah gempa M7,7 mengguncang Mbay-Nagekeo pada Sabtu (15/8) pagi. Kementerian Pariwisata menyatakan penghentian sementara pelayaran sebagai langkah keselamatan pasca peringatan tsunami. Seluruh wisatawan telah dipulangkan selamat ke Labuan Bajo setelah pelabuhan membuka kembali pelayaran.

Kemenpar dan BPOLBF memprioritaskan keselamatan di kawasan Flores, Alor, Lembata, dan Bima. Tamu hotel di Labuan Bajo dievakuasi ke titik aman seperti Natas Parapuar dan Lapangan RSUD Komodo; tamu Meurorah Hotel yang dipindah ke Puncak Waringin sudah kembali. Operasional Bandara Komodo berjalan dengan pembatasan, pelayaran dibuka bertahap, dan Festival Golo Koe dibatalkan.

Kerusakan tercatat: Hotel Jayakarta (Manggarai Barat) rusak sebagian, tamu dan karyawan selamat dipindah; Hotel Papita Mbay (Nagekeo) rusak parah, penanganan berlanjut. Beberapa hotel Labuan Bajo (Ayana, Ta'aktana Marriott, Crown, Menjaga Bay, Luwansa, Sudamala, Meurorah) aman dengan retakan ringan. Beberapa restoran dan tembok nama Loh Liang di Pulau Komodo ambruk. Longsor dan tiang listrik roboh mengganggu jalur utama Labuan Bajo-Ruteng, Bajawa-Ende, Ruteng-Borong, Ende-Moni. Peringatan tsunami dicabut 07.30 WIB/08.30 WITA; masyarakat diminta tenang dan mengikuti info resmi atas potensi gempa susulan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait