Abah Setu Minta Maaf Buntut Hina Nabi hingga Digeruduk Warga Bekasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asep Setiawan atau Abah Setu, pimpinan Majelis Darul Nurul Hikam di Bekasi, dimintai klarifikasi oleh polisi terkait dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Dalam forum di Mapolres Metro Bekasi, Abah Setu menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang menimbulkan kontroversi. Klarifikasi melibatkan unsur MUI Kabupaten Bekasi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Kontroversi bermula dari rekaman video viral di media sosial di mana Abah Setu menyinggung Nabi Muhammad SAW dan menyebut pengikutnya 'terjebak syariat'. Pernyataannya memicu reaksi warga hingga massa mendatangi majelisnya pada Senin (7/9) malam. Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Barat turun ke lokasi untuk menenangkan massa dan mencegah gesekan. Warga diminta tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Petugas terus memantau dan berkomunikasi dengan para pihak terkait guna menjaga situasi tetap kondusif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.36
Asep Setiawan 'Abah Setu' Minta Maaf Buntut Video Diduga Hina Nabi
Berita terkait
Abah Setu di Bekasi Digeruduk Massa Usai Diduga Hina Nabi
Detik.com · 9 September 2026 pukul 13.53
Kapolda Papua Barat Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Black September
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 21.30
Polisi Amankan 4 Pemuda dan Sita 13 Klip Ganja Saat Patroli di Jakut
Detik.com · 10 September 2026 pukul 18.06
Diduga Hina Nabi, Pimpinan Majelis Zikir di Bekasi Digeruduk Warga
kumparan · 10 September 2026 pukul 12.30