ABG Pelaku Penembakan Maut di Sekolah Thailand Suka Nonton Konten Kekerasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Remaja 14 tahun pelaku penembakan maut di sekolah menengah di sebelah utara Bangkok, Thailand, tewas bunuh diri setelah menembak kakek-neneknya di rumah sebelum membabi-buta menembak di sekolah. Lima guru dan staf sekolah tewas pada hari Jumat, sementara seorang siswi berusia 12 tahun yang terluka meninggal pada hari Sabtu. Para penyelidik menemukan bahwa pelaku pernah menonton video kekerasan di media sosial dan membawa pistol BB ke sekolah tahun lalu, yang kemudian disita oleh seorang guru. Berdasarkan keterangan saksi, pelaku menunjukkan minat pada senjata api selama satu hingga dua tahun terakhir dengan belajar penggunaannya melalui konten di media sosial. Anak tersebut tinggal bersama kakek-neneknya sejak berusia dua tahun setelah orang tuanya berpisah. Di tempat kejadian, ditemukan senjata api, selongsong peluru, pisau, dan komputer pribadi. Ayah remaja meminta maaf kepada masyarakat atas perbuatannya. Perdana Menteri Anutin Charnvirakul menyatakan bahwa pelaku mengalami stres terkait sekolah, dan neneknya yang telah meninggal adalah mantan guru yang dikenal keras dalam mendidiknya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 07.30
Siswa 14 Tahun Tembak Mati 8 Orang, Alasannya Tak Terduga
Berita terkait
Pelaku Penembakan Sekolah Thailand Belajar Gunakan Senjata Api dari Medsos
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 17.54
14 Orang Masih Dirawat Akibat Penembakan Maut di Sekolah Thailand, 7 Kritis
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 01.18
Australia Umum Program Buyback Senjata Api, 274.000 Senjata Ditargetkan Ditarik mulai November
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 09.41
Australia Mulai Buyback Senjata Api, Warga Dapat Kompensasi Rp 12,6 Juta
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 09.20