Abu Anak Krakatau Capai 7.000 Kaki, BMKG Ungkap Arah Sebarannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342315/original/077022000_1788765148-1001633272.jpg)
BMKG mengungkap sebaran abu Gunung Anak Krakatau mencapai 7.000 kaki (2,13 km) ke arah selatan-barat daya pada Selasa (8/9/2026). Abu mencakup bagian barat laut Banten dan Samudra Hindia. Kecepatan abu 5-10 knot (9,3-18,5 km/jam). Delapan bandara yang ditutup kembali beroperasi setelah hasil paper test negatif paparan abu. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dilakukan dengan penyemaian awan hujan dan water mist menggunakan pesawat Cessna Caravan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 13.50
Abu Krakatau Negatif di 8 Bandara, Warga Masih Harus Pakai Masker?
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 13.15
Hasil Uji Abu Vulkanik Anak Krakatau Negatif, BMKG Tetap Lanjutkan OMC
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 06.16
BMKG Prakirakan Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Jauhi Wilayah RI
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.26
Foto Hasil Paper Test Abu Vulkanik di Bandara Soetta dan Halim Negatif
Berita terkait
Kembali Dibuka, 8 Bandara Dipastikan Aman dari Abu Anak Krakatau
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 13.44
BMKG: Abu Vulkanik Anak Krakatau Diprakirakan Menjauhi Indonesia
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 06.57
Soetta, Halim dan Curug Lolos Paper Test, Tak Ada Jejak Abu Vulkanik
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.21
Langkah BMKG dan BNPB Jika Tak Ada Awan Hujan untuk OMC di Daerah Terdampak Abu Vulkanik
JawaPos · 7 September 2026 pukul 16.15