Kembali Dibuka, 8 Bandara Dipastikan Aman dari Abu Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342759/original/051911900_1788819245-20260907_153627.jpg)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi delapan bandara udara di Indonesia kembali beroperasi setelah hasil pengujian paper test pada Selasa (8/9/2026) menunjukkan tidak adanya paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK). Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Budiarto Curug, Pondok Cabe, Muhammad Taufik Kiemas, Radin Inten II, dan Salakanagara Tanjung Lesung dibuka secara bertahap mulai pukul 00.30–09.50 WIB. BMKG memantau paper test secara berkala untuk melengkapi pemantauan satelit dan data cuaca penerbangan. Abu vulkanik bergerak ke arah selatan-barat daya dengan kecepatan 5–10 knot (9,3–18,5 km/jam) pada ketinggian 2,13 km. Penggunaan 20 tsunami gauge dan HF Radar Array menunjukkan tidak ada anomali gelombang, sehingga probabilitas tsunami berada di bawah 50 persen. Tinggi gelombang di Selat Sunda diprediksi 0,5–3 meter dalam tujuh hari ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 13.50
Abu Krakatau Negatif di 8 Bandara, Warga Masih Harus Pakai Masker?
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 13.15
Hasil Uji Abu Vulkanik Anak Krakatau Negatif, BMKG Tetap Lanjutkan OMC
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 06.16
BMKG Prakirakan Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Jauhi Wilayah RI
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.26
Foto Hasil Paper Test Abu Vulkanik di Bandara Soetta dan Halim Negatif
Berita terkait
Abu Anak Krakatau Capai 7.000 Kaki, BMKG Ungkap Arah Sebarannya
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 15.23
BMKG: Abu Vulkanik Anak Krakatau Diprakirakan Menjauhi Indonesia
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 06.57
Soetta, Halim dan Curug Lolos Paper Test, Tak Ada Jejak Abu Vulkanik
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.21
Intensitas Erupsi Anak Krakatau Menurun, Abu Vulkanik Jauhi Indonesia
Detik.com · 8 September 2026 pukul 14.59