Abu Anak Krakatau Menyebar, Pemerintah Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menurunkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang tersebar di Jakarta, Banten, dan Lampung. Kepala BNPB Suharyanto menyatakan OMC akan dilaksanakan setelah kondisi cuaca dan keselamatan penerbangan memungkinkan, dengan pesawat yang sudah siap di Pondok Cabe. Teknik yang digunakan meliputi penyemaian awan dan water mist untuk meningkatkan peluang hujan di wilayah terdampak.
Pelaksanaan OMC memperhatikan aspek keamanan karena abu vulkanik masih mempengaruhi aktivitas penerbangan, sehingga sejumlah bandara tetap ditutup atau mengalami gangguan operasional. BNPB melakukan koordinasi daring dengan BPBD wilayah terdampak melalui video conference untuk memantau kondisi masyarakat dan kebutuhan penanganan di lapangan.
BNPB juga mengirimkan personel ke lokasi terdampak untuk memastikan kesiapan pemerintah daerah, termasuk sistem peringatan dini, tempat evakuasi, dan stok pangan. Hingga kini, belum ada pemerintah daerah yang menetapkan status kedaruratan bencana, namun BNPB akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mengantisipasi dampak lanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 18.08
Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Siaga Hadapi Erupsi Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 12.05
Erupsi Anak Krakatau Meluas, 3 Kabupaten dan 15 Kecamatan Terdampak
Detik.com · 7 September 2026 pukul 08.44
BNPB Tegaskan Modifikasi Cuaca Digelar Sampai Luruhkan Abu Anak Krakatau
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 12.00
BNPB: 15 Kecamatan Terdampak Langsung Letusan Krakatau
Berita terkait
BNPB: 15 kecamatan di Lampung & Banten terdampak erupsi Anak Krakatau
ANTARA News · 6 September 2026 pukul 11.48
Bandara Pangkalpinang batalkan penerbangan imbas erupsi Anak Krakatau
ANTARA News · 6 September 2026 pukul 10.57
Gunung Sinabung Siaga, BNPB minta warga di Karo segera mengungsi
ANTARA News · 5 September 2026 pukul 09.11
BNPB Prioritaskan Kebakaran Hutan di OKI, 21 Titik Api Masih Terdeteksi
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 22.03