BNPB Tegaskan Modifikasi Cuaca Digelar Sampai Luruhkan Abu Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan kembali melaksanakan operasi modifikasi cuaca untuk menanggulangi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa operasi ini akan terus dilaksanakan hingga abu vulkanik berhasil mereda dan tidak lagi menimbulkan dampak signifikan. Namun, ia tidak merinci durasi pasti pelaksanaan operasi ini. Erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebarkan abu vulkanik ke berbagai wilayah, termasuk sebagian Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi dua klaster utama sebaran abu vulkanik. Klaster pertama, dengan ketinggian mencapai 20.000 kaki, mengarah ke arah timur laut-selatan, mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan perairan sekitarnya. Klaster kedua, dengan ketinggian hingga 50.000 kaki, tersebar ke arah barat daya-barat laut, meluas ke sebagian Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, dan Samudra Hindia di sebelah barat pulau tersebut. BMKG menggunakan data dari PVMBG, VAAC Darwin, dan analisis citra RGB Himawari-9 untuk memantau sebaran abu ini. Operasi modifikasi cuaca yang dilakukan BNPB bertujuan untuk mempercepat penurunan konsentrasi abu vulkanik di atmosfer agar dapat meminimalkan dampak terhadap aktivitas kesehatan, transportasi, dan kehidupan masyarakat di wilayah yang terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 08.06
BNPB siapkan OMC untuk luruhkan abu erupsi Anak Krakatau
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 05.45
Update Wilayah Sebaran Abu Vulkanik Krakatau Senin Pagi
ANTARA News · 6 September 2026 pukul 19.40
Pemprov DKI diminta terus pantau aktivitas Gunung Anak Krakatau
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 16.39
Anak Krakatau Erupsi, Ini Pesan Presiden Prabowo
Berita terkait
Abu Anak Krakatau Masih Menyebar, Ini Wilayah Terdampak Senin 7 September
Detik.com · 7 September 2026 pukul 06.35
Menkomdigi Imbau Warga Waspadai Dampak Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 23.50
Abu Anak Krakatau Meluas, Pembelajaran di Sekolah Tangsel Tetap Normal
Detik.com · 6 September 2026 pukul 21.48
Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Waka MPR: Warga Harus Terlindungi
Detik.com · 6 September 2026 pukul 21.44