Abu Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Badan Geologi: Dipengaruhi Arah Angin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Beberapa bandara di Indonesia sementara ditutup akibat abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Penyebaran abu sangat dipengaruhi arah dan kecepatan angin pada berbagai ketinggian, sehingga proyeksi harus diperbarui berkelanjutan. Lana Saria, Kepala BBG, menyatakan kolom erupsi, durasi, dan jumlah material juga mempengaruhi arah sebaran abu. PVMBG menyampaikan data erupsi termasuk waktu, tinggi kolom abu, warna, intensitas, dan arah kecenderungan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 12.21
Belajar dari Insiden British Airways, Bahaya Abu Anak Krakatau Bagi Pesawat
Detik.com · 6 September 2026 pukul 12.00
Angkasa Pura Ungkap 336 Penerbangan Terdampak 3 Bandara Tutup
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.45
Halaman Terminal 3 Bandara Soetta Berdebu Dampak Erupsi Anak Krakatau
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 10.37
BMKG Ungkap Abu Krakatau Setinggi 50.000 Kaki Mengarah ke Wilayah Ini
Berita terkait
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Bandara Halim, Soetta, dan Radin Inten II Ditutup Sementara
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 10.36
BMKG: Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Jakarta-Bengkulu, 4 Bandara Ditutup
kumparan · 6 September 2026 pukul 10.29
33 Penerbangan di Bandara Soetta Terdampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 09.14
Anak Krakatau Erupsi Lagi dengan Durasi 30 Detik, Jauhi Radius 3 Km
Detik.com · 6 September 2026 pukul 06.13