Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Warga Diminta Terus Pantau Kualitas Udara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341457/original/074983600_1788621026-1001633272.jpg)
Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) terus memantau sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Plt Deputi Pengendalian Pencemangan dan Kerusakan Lingkungan KLH/BPLH, Noer Adi Wardoyo, meminta masyarakat tetap waspada seiring dengan meluasnya sebaran abu vulkanik tersebut. "Kondisi saat ini menuntut kita untuk lebih mawas diri seiring meluasnya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Di tengah situasi ini, kepedulian terbesar kami di KLH/BPLH adalah memastikan Anda dan keluarga tetap sehat dan aman," ujar Noer Adi melalui keterangan tertulis, Minggu (6/9/2026).
Hingga Minggu (6/9/2026) pukul 14.00 WIB, sistem Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan perbedaan kondisi udara yang cukup signifikan antar-wilayah. Di wilayah Jawa, kondisi udara kebanyakan berada pada kategori Sedang dengan nilai ISPU antara 63 hingga 85. Namun, di Sumatera Bagian Selatan, dampak erupsi GAK ditambah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat kualitas udara mencapai kategori Sangat Tidak Sehat hingga Tidak Sehat. Titik dengan kondisi terparah adalah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir dengan ISPU 237 dan Palembang Bukit Kecil dengan ISPU 216.
KLH/BPLH juga memantau kualitas air laut di pesisah Banten dan Lampung. Pemantauan kualitas udara dilakukan melalui Air Quality Monitoring System (AQMS) dengan koordinasi erat bersama BMKG, PVMBG, BNPB, Kementerian Kesehatan, hingga pemerintah daerah. Masyarakat disarankan tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan meningkatkan kewaspadaan. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar jika diperlukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 04.00
KLH Cek Kualitas Udara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Ini Hasilnya
Berita terkait
Lampung Berlakukan PJJ 2 Hari Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 06.51
Jangan Tunggu Erupsi Reda, Pemilik Kendaraan Diimbau Segera Bersihkan Abu Vulkanik
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 21.44
Mendikdasmen: PJJ Bisa Mulai Besok, Jam Belajar Murid Disesuaikan
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 21.22
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara Ditutup Sementara
VOI · 6 September 2026 pukul 20.36