Abu Vulkanis Bisa Masuk hingga Alveoli, Dokter Ungkap Cara Melindungi Paru-paru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga) meski aktivitasnya mereda. Sisa abu vulkanis yang belum terurai dapat menimbulkan bahaya bagi sistem pernapasan manusia. Menuruh dr. Venny Singgih, Sp.P., partikel mikroskopis seperti PM10 dan PM2,5 dari erupsi dapat masuk hingga alveoli atau gelembung paru. Paparan akut dapat menyebabkan iritasi mata, kulit gatal, batuk hebat, sesak napas, hingga penurunan saturasi oksigen. Paparan jangka panjang dari debu silika kristalin dapat memicu silikosis atau penyakit paru kronis. Dokter menekankan pentingnya penggunaan masker atau alat pelindung diri saat berada di wilayah terdampak abu vulkanis.
Bagikan
Berita terkait
Kualitas Udara Kota Bandung Menurun Terdampak Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 18.30
Kualitas Udara Memburuk, Produktivitas Masyarakat Terancam Abu Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 18.46
Arvian dan Foto-Foto Arbas, Kenangan Masa Kecil Bersama Ayah
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 17.44
Kabut Asap Kepung Riau, BMKG: Kiriman dari Wilayah Selatan
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 17.05