Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau Negatif di Semarang, Warga Diminta Tetap Waspada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Abu vulkanis Gunung Anak Krakatau belum mencapai Kota Semarang, Jawa Tengah, namun masyarakat diminta tetap waspada. Kepala Dinas Kesehatan Semarang, M Abdul Hakam, menyatakan abu vulkanis mengandung partikel berbahaya seperti kaca, SiO2 (silikon), besi, dan aluminium yang dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan. Paparan berulang dapat meningkatkan risiko ISPA, infeksi paru, atau pneumonia, terutama bagi yang beralergi. Meskipun kondisi saat ini 'negatif', masyarat dianjurkan tetap menerapkan langkah antisipasi kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.38
Mendagri Minta Kepala Daerah Lindungi Masyarakat dari Abu Vulkanik
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 12.50
BRI Peduli Gerak Cepat Bagikan Masker dan Vitamin untuk Lindungi Warga dari Abu Vulkanik Krakatau
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.30
BMKG: Hujan Absen di Musim Kemarau Buat Abu Vulkanik Betah di Udara
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.17
Sebaran Abu Krakatau 8 September 2026 di Wilayah RI, Ini Kata BMKG
Berita terkait
Semarang Disebut Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, BMKG: Masih Negatif
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 13.27
Pengembang Lokal Bikin Situs Gratis untuk Pantau Sebaran Abu Anak Krakatau
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 10.13
2 Hari Tutup Akibat Terdampak Abu Vulkanis, Bandara Husein Sastranegara Dibuka Kembali
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 09.25
BMKG Lanjutkan OMC Sampai Abu Anak Krakatau Tak Ganggu Bandara-Masyarakat
Detik.com · 8 September 2026 pukul 08.33