Ada Konflik Internal di Balik Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ratusan senjata termasuk airsoft gun dan senjata api beserta narkotika dan CD porno ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan di Sekolah Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Menurut kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, penemuan ini berawal dari konflik internal terkait pemberhentian mantan ketua yayasan, IWD. Setelah IWD diberhentikan, pihak sekolah mendapatkan akses ke ruangannya dan menemukan barang terlarang tersebut. Pihak sekolah membantah adanya ekstrakurikuler menembak di sekolah tersebut. Di sisi lain, kuasa IWD, Alhadid Endar Putra, mengklaim 995 senjata airsoft gun adalah milik PT Lokta Karya Perbakin dan memiliki izin resmi terkait rencana kerja sama ekskul menembak dengan pengurus yayasan sebelumnya pada 2020. Ia menduga konflik ini muncul akibat pemecatan pembina yayasan secara sepihak. Pihak yang diberhentikan telah mengajukan gugatan perdata di PN Jakarta Pusat terkait pemberhentian tersebut dan penggunaan rekening pribadi untuk dana yayasan. Polres Metro Jakarta Selatan sedang menyelidiki kasus ini setelah menerima laporan dari masyarakat.
Bagikan
Berita terkait
Kasus temuan 995 senjata, sekolah di Jaksel terapkan PJJ total selama sepekan
ANTARA News · 9 Agustus 2026 pukul 20.53
Komnas Anak soal Temuan Senjata di Sekolah Jaksel: Harusnya Jadi Tempat Aman
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 17.04
Cerita Pilu dari Atas Jalur Kereta Jurangmangu
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 05.11
Soal Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Sebut Ada Kerja Sama Olahraga Menembak
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 13.32