Adi Prayitno Sebut Jokowi Aktif Berpolitik demi Menjaga Relevansi Gibran dan PSI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai aktivitas politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan ini bukan hanya untuk membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurut Adi, langkah itu juga bertujuan menjaga relevansi politik putranya, Gibran Rakabuming Raka, menjelang Pemilu 2029. Hal ini disampaikan Adi melalui kanal YouTube-nya pada Minggu (2/8).
Adi menjelaskan Jokowi harus tetap aktif di panggung politik agar pengaruhnya tidak memudar setelah lengser dari kursi presiden. Jika Jokowi tidak berpolitik aktif dan tidak membesarkan PSI, maka pasca-2029 politiknya akan selesai dan ia dianggap tidak relevan tanpa momentum.
Selain itu, Adi menilai Jokowi ingin memastikan Gibran terus menjadi figur yang diperhitungkan pada Pilpres 2029. Gibran diproyeksikan kembali menjadi calon wakil presiden, baik mendampingi Prabowo Subianto maupun tokoh lainnya, sehingga eksistensi dan kekuatan politik Jokowi di masa depan tetap diperhitungkan. Jokowi sempat menghadiri Rakorda PSI Kota Kupang, NTT, pada Sabtu (1/8/2026).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 09.21
Jokowi Bocorkan Target Besar PSI di 2029, Bukan hanya Masuk Senayan
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 18.55
Jokowi ke Kader PSI di NTT: Kita Menuju Kemenangan Besar di 2029
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 13.36
Momen Jokowi Hadiri Jalan Santai di Kupang Disambut Relawan
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 12.30
Jokowi Datang ke NTT, Relawan Siap Menyambut
Berita terkait
Batal Jadi Orang Biasa di Solo, Eks Kader PSI: Jokowi Sungguh-sungguh Kembali Berpolitik
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 10.50
Jokowi Santai Merespons Wacana Ambang Batas Parlemen: Mau 5% Mau 8% Oke!
Detik.com · 28 September 2026 pukul 12.50
Sindiran Jubir PDIP ke Jokowi usai Pamer KTA PSI: Harusnya Ijazah
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.03
PSI Umumkan Jokowi Sudah Resmi Jadi Kadernya, Pengamat: Psywar untuk Parpol Koalisi Prabowo di DPR
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 00.00