Adu Mulut Keluarga Keraton Solo Warnai Tradisi Gamelan Sekaten
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tradisi pengeluaran Gamelan Kyai Sekati (miyos gangsa) di Keraton Kasunanan Surakarta untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW diwarnai ketegangan. Insiden adu mulut terjadi di kawasan Masjid Agung, Solo, pada Rabu (19/8), yang kemudian viral di media sosial. GKR Panembahan Timoer Rumbay dari kubu Paku Buwono (PB) XIV Purbaya tampak bersitegang dengan sekelompok pria berbaju batik. Rumbay juga terhalang saat hendak memasuki Bangsal Pagongan dan sempat terjatuh. Menurut Rumbay, prosesi pengeluaran gamelan dilakukan tanpa izin dari PB XIV Purbaya sebagai raja. Rumbay enggan memberikan banyak tanggapan untuk menghindari keributan yang lebih luas.
Sementara itu, Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, KPH Eddy Wirabhumi, berupaya melerai keributan. Eddy menegaskan bahwa prosesi keluarnya Gamelan Sekati sah dan sudah mendapatkan izin dari PB XIV Mangkubumi, selaras dengan versi kubu mereka. Menurut Eddy, seluruh rangkaian acara sekaten diselenggarakan bersama Sinuhun (PB XIV Mangkubumi) dan instansi terkait. Eddy juga menyatakan bahwa PB XIV Mangkubumi sempat dijadwalkan hadir untuk meninjau prosesi, namun rencana tersebut belum terlaksana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 00.12
7 Makanan Khas Saat Maulid Nabi di Berbagai Daerah Indonesia
Berita terkait
Tradisi Maulid Nabi di Pesantren Benda Kerep Cirebon Tanpa Pengeras Suara
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.43
Foto: Warga Indramayu Ikuti Mandi 'Grujug' di Malam Maulid Nabi
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 09.00
Ribut Gamelan Sekaten Keraton Solo, Kubu Purbaya Polisikan LDA
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 05.55
Peringati Maulid Bersama Santri, Wali Kota Tangerang Tekankan Pentingnya Akhlak Mulia
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 20.01