Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Agen ICE Didakwa Berbohong Soal Penembakan Migran Venezuela di Minnesota

Agen ICE Christian Castro didakwa memberikan keterangan palsu tentang penembakan migran Venezuela di Minnesota pada 14 Januari. Ia dituduh melepaskan tembakan menembus pintu yang tertutup, mengenai kaki korban dalam rumah. Video CCTV memicu keraguan atas versi pihak ICE yang menyebut korban menyerang agen dengan sekop dan sapu. Kedua agen lainnya dibebastugaskan dan tuduhan penganiayaan terhadap dua migran Venezuela dibatalkan. Castro menghadapi enam pasal federal termasuk penganiayaan dan pemberian keterangan palsu. Operasi Metro Surge di Minnesota memicu protes dan bentrokan yang menewaskan dua warga AS.

Berita terkait