Agen ICE Didakwa Berbohong Soal Penembakan Migran Venezuela di Minnesota
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Agen ICE Christian Castro didakwa memberikan keterangan palsu tentang penembakan migran Venezuela di Minnesota pada 14 Januari. Ia dituduh melepaskan tembakan menembus pintu yang tertutup, mengenai kaki korban dalam rumah. Video CCTV memicu keraguan atas versi pihak ICE yang menyebut korban menyerang agen dengan sekop dan sapu. Kedua agen lainnya dibebastugaskan dan tuduhan penganiayaan terhadap dua migran Venezuela dibatalkan. Castro menghadapi enam pasal federal termasuk penganiayaan dan pemberian keterangan palsu. Operasi Metro Surge di Minnesota memicu protes dan bentrokan yang menewaskan dua warga AS.
Bagikan
Berita terkait
Pria di Lampung Ditembak Berkali-kali saat Tagih Utang Rp 20 Juta
Detik.com · 3 September 2026 pukul 07.50
Sejumlah Petugas Polisi Terluka dalam Insiden Penembakan di Minneapolis
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 07.00
'Rival' Eropa Trump Semprot Rusia-Israel, Tuding Tebar Hoax Maut
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 06.10
Terduga Pelaku Penembakan Mematikan di Acara Rave Swis Ditangkap
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 06.01