Ahmad Luthfi Genjot Penanganan Stunting, Demak dan Kabupaten Semarang Role Model
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan akan menjadikan Kabupaten Demak dan Kabupaten Semarang sebagai contoh teladan dalam penanganan stunting, karena keduanya berhasil menekan prevalensinya hingga 2%. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi teknis pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Berdasarkan data triwulan II 2026, prevalensi stunting Jawa Tengah mencapai 9,93%, dengan masih adanya disparitas antarwilayah seperti Wonosobo (18,05%), Purworejo (16,62%), dan Tegal (15,59%). Luthfi memerintahkan agar seluruh daer di provinsi belajar dari praktik baik yang dilakukan oleh Demak dan Semarang. Menurutnya, penanganan stunting harus dilakukan secara komprehensif mulai dari pemerintah pusat hingga desa, dengan pendataan yang valid agar penanganannya tepat sasaran dan berkelanjutan. Faktor penyebab stunting meliputi kurang gizi, lingkungan yang kurang bersih, dan pola hidup tidak sehat.
Bagikan
Berita terkait
Keseriusan Kafilah Antar Jateng Jadi Juara II MTQ Nasional XXXI
CNN Indonesia · 20 September 2026 pukul 10.45
Berkat Keseriusan Kafilah, Jawa Tengah Juara II MTQ Nasional XXXI
kumparan · 20 September 2026 pukul 09.05
Kebakaran Lahan Kosong Dekat Mall 23 Semarang, Api Berkobar Hebat
Detik.com · 16 September 2026 pukul 23.31
Jaga Ketahanan Pangan, Gubernur Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 18.10