Jaga Ketahanan Pangan, Gubernur Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya melindungi Lahan Sawah Dilindungi (LSD) untuk menjaga produktivitas pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional. Hal ini disampaikan saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI dengan gubernur se-Indonesia di Jakarta pada 15 September 2025.
Berdasarkan data terbaru, Jawa Tengah memiliki sekitar 1,5 juta hektare lahan pertanian. Pada 2025, produktivitas padi atau gabah kering giling (GKG) mencapai hampari 11 juta ton, dengan kontribusi 15,6 persen terhadap produksi gabah kering nasional. Target produksi padi di Jawa Tengah hingga akhir 2026 ditetapkan pada 10,5 juta ton.
Luthfi menekankan bahwa lahan sawah yang hilang tidak dapat dipulihkan, sehingga penting menjaga luas lahan pertanian agar tidak beralih fungsi. Sayangnya, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di beberapa daerah perkotaan masih terhambat akibat keterbatasan lahan. Untangkanya, Luthfi mengusulkan agar pemerintah pusat memberikan insentif kepada kabupaten/kota yang telah memenuhi target LP2B, yang ditetapkan minimal 87 persen oleh Kementerian ATR/BPN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 September 2026 pukul 17.56
Jaga Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng
Berita terkait
Ahmad Luthfi Tegaskan Pembukaan MTQ Nasional di Jateng Tak Eksklusif
Detik.com · 11 September 2026 pukul 18.59
Kejar Target Sawah Dilindungi, Pemerintah Sinkronkan Pangan dan Perumahan
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 22.15
Gubernur Ahmad Luthfi Ringankan Beban Mahasiswa NTT Terdampak Bencana
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 14.03
Strategi Ahmad Luthfi Bangun Jateng Lewat 'Collaborative Government'
Detik.com · 6 September 2026 pukul 12.46