AHY Sebut Jakarta di Bawah Pramono Bisa Jadi Contoh, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321513/original/078925900_1786445913-8dbdc105-046a-48f0-88eb-4a1babc96d88.jpg)
Menteri Koordinator Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Gubernur Jakarta Pramono Anung dalam transformasi kota. Ia berencana membawa best practice pengembangan Jakarta ke provinsi lain, berharap mendapatkan izin dari Pramono. AHY menilai Jakarta dapat menjadi contoh model pengembangan kota besar yang dapat diterapkan di daerah lain, khususnya dalam menghadapi pertumbuhan urbanisasi, perkuat infrastruktur, dan tingkatkan konektivitas. Ia menekankan tantangan bukan menghentikan urbanisasi, melainkan menyiapkan kota-kota dengan standar, sumber daya, dan sistem logistik yang mampu mendukung penduduk yang meningkat. Jakarta di bawah Pramono dinilai siap dan berpotensi menjadi model ideal bagi kota-kota besar lainnya. AHY juga menyoroti pentingnya konektivitas melalui transportasi publik seperti Transjakarta dan LRT, serta keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 13.57
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Sudah 97 Persen, Selesai 20 Agustus
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.37
Pramono: LRT Kelapa Gading-Manggarai 98% Siap Beroperasi, Kurang Persinyalan
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.30
LRT Jakarta Rp 12,1 T Hampir Rampung, Beroperasi Bulan Ini
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.14
Pramono Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung 2028
Berita terkait
60 Tahun Mandek, Akhirnya Pramono Normalisasi Total Anak Kali Krukut
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 11.05
Pramono Buka Opsi Swasta Ikut Bereskan Kabel Semrawut di Jakarta
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 13.58
Pemprov DKI Siapkan Skema Biaya 6.500 Km Kabel Masuk Tanah, Tak Cuma dari APBD
Detik.com · 11 September 2026 pukul 09.00
Pram Targetkan Kabel Semwarut di Jakarta Masuk Bawah Tanah dalam Waktu 5 Tahun
kumparan · 10 September 2026 pukul 14.43