AI Ciptakan Virus Penghancur Bakteri yang Resisten Terhadap Obat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para ilmuwan dari Universitas Stanford dan Arc Institute di Amerika Serikat berhasil memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk merancang genom virus dari awal. Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Science, teknologi AI digunakan untuk mendesain bakteriofag baru, yaitu jenis virus khusus yang dapat menginfeksi dan membunuh bakteri. Pencapaian ini memberikan harapan baru dalam mengatasi krisis resistensi antibiotik global, sekaligus memicu diskusi penting terkait keamanan hayati.
Eksperimen tersebut memanfaatkan model AI bernama Evo 1 dan Evo 2 yang dilatih mempelajari "bahasa" genetik DNA dan RNA. Dari total 285 desain genom buatan AI yang diuji di laboratorium, sebanyak 16 desain terbukti berhasil membentuk virus fungsional. Virus-virus hasil sintesis ini mampu bereproduksi serta aktif membasmi bakteri target, yaitu Escherichia coli (E. coli).
Selain itu, para peneliti menemukan bahwa kombinasi dari beberapa bakteriofag sintetis ini efektif membunuh bakteri yang telah kebal terhadap bakteriofag alami. Metode pemrosesan data genetik yang menyerupai model bahasa ini membuktikan bahwa kecerdasan buatan dapat menjadi alat revolusioner dalam biologi sintetis dan pengembangan terapi penyakit menular masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.00
Mengenal Bakteriofag, Virus di Usus yang Menargetkan Bakteri
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Virus di Usus Punya Cara Genetik Melawan Bakteri, Berpotensi Bantu Hadapi Superbug
Berita terkait
Era Baru Bioteknologi, AI Kini Mampu Rancang Virus
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 13.30
Ahok Kaget Pernah 'Diramal' oleh AI Soal Kesaksiannya Sebelum Sidang Korupsi
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 12.00
Datalabs Luncurkan Gemini Enterprise Xperience Center, Dorong Adopsi AI di Dunia Bisnis
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 10.15
Narasi dan tvOne Jadi Potret Dua Jalan Adopsi AI di Media Indonesia
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 04.50