Air Baku Perumda Air Minum Mengering, Warga PPU Krisis Bersih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga di Kecamatan Penajam dan Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mengalami krisis air bersih akibat kemarau yang menyebabkan air baku kering. Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, membenarkan bahwa aliran air dari Sungai Lawe-Lawe dan sumber air di Babulu mengalami penurunan debit hingga hampir habis. Akibatnya, dua zona pelayanan yakni Zona Lawe-Lawe Petung dan Zona Lawe-Lawe Penajam mengalami gangguan layanan air bersih sejak Kamis (20/8). Distribusi air dilakukan secara bertahap dan bergilir sesuai jadwal. Di wilayah Penajam, ketersediaan air baku hanya tersisa sekitar 30%. Upaya yang dilakukan termasuk penggalangan air dari genangan, penggunaan mobil tangki, dan pembentukan Satgas bencana alam untuk mendistribusikan bantuan air ke wilayah yang membutuhkan. Namun, hingga kini belum ada permintaan resmi dari pemerintah desa di Penajam untuk distribusi air bersih.
Bagikan
Berita terkait
Dampak Kemarau di Penajam Kaltim: Air Baku Mengering, Warga Krisis Air Bersih
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 21.23
Curhat Warga Imbas Mahakam Surut: Ongkos Naik dari Rp 400 Ribu Jadi Rp 1 Juta
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 15.34
Cegah Kebakaran Hutan & Lahan, Pemprov Jabar Siaga Penuh Hadapi Kemarau
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 14.00
FOTO: Krisis Air Bersih Akibat Kemarau di Grobogan
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 22.00