Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

Airlangga Ajak Lulusan PTIQ Jadi Inovator Ekonomi Berkeadilan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan orasi ilmiah di wisuda Universitas PTIQ Jakarta, menekankan bahwa Al-Qur'an memberikan asas perekonomian berkeadilan dan keseimbangan. Ia mengutip QS An-Nahl ayat 90 tentang pentingnya keadilan dan kebaikan dalam tata kelola ekonomi. Pertumbuhan ekonomi disertai perbaikan indikator sosial, dengan kemiskinan turun ke 8,07% pada Maret 2026 dan rasio Gini sebesar 0,368, terendah dalam satu dekade. Tingkat pengangguran terbuka mencapai 4,65%, sementara jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 926 ribu orang dibandingkan Maret 2025.

Untuk menyebar manfaat pertumbuhan secara merata, pemerintah menyiapkan 28 program perlindungan sosial, termasuk Program Indonesia Pintar untuk 22 juta siswa, Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis untuk 74 juta penerima, Cek Kesehatan Gratis, Program Keluarga Harapan untuk 10 juta keluarga, dan pembiayaan iuran BPJS Kesehatan untuk 96,8 juta masyarakat. Subsidi dan kompensasi energi juga diterapkan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Di sisi keuangan, indeks inklusi keuangan mencapai 93,61%, sementara literasi keuangan mencapai 69,57%, melebihi rata-rata negara OECD (63%). Namun, inklusi keuangan syariah masih rendah di 13,14%, sehingga pemerintah terus memperluas akses melalui BRI dan Bank Syariah Indonesia sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait