Airlangga Beri Sinyal Tak Ada Insentif Pajak untuk Mobil Hybrid
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan mobil hybrid kemungkinan tidak akan mendapatkan insentif pajak tambahan. Penjualan hybrid stabil dan trennya naik karena infrastruktur kendaraan listrik terbatas. Teknologi hybrid jadi solusi masyarakat sebelum masuk BEV. Pemerintah sudah memberikan insentif maksimal untuk model hybrid yang diproduksi nasional. Purbaya Yudhi Sadewa mengakui belum membahas insentif hybrid, hanya BEV. Target insentif pemerintah: 500 ribu motor listrik dan 500 ribu mobil listrik, total 1 juta unit.
Bagikan
Berita terkait
Penjualan Suzuki XL7 Terbaru Tembus 1.300 Unit dalam Dua Pekan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.19
Keringanan PBJT 50% Jadi Dukungan Langsung bagi Produsen Film Nasional
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 21.39
10 Mobil Hybrid Terlaris Juli 2026: Dominasi Toyota dan Kebangkitan SUV Ringkas
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.47
Kenapa Orang Indonesia Masih Pilih XL7 Ketimbang SUV China yang Lebih Murah?
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 22.39