Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Airlangga pastikan harga BBM tidak naik hingga akhir 2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan naik hingga akhir tahun 2026, meski ketidakpastian global akibat perang di Selat Hormuz dan perang Rusia-Ukraina masih berlangsung. Menurutnya, dampak kenaikan harga minyak dunia dapat diredam melalui buffer APBN. Saat ini, harga pembelian pemerintah untuk BBM nonsubsidi berada di kisaran 90 dolar AS per barel ketika harga minyak berada di bawah 100 dolar AS per barel. Dengan kondisi ini, harga BBM bersubsidi masih dapat dipertahankan hingga akhir tahun tanpa kenaikan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah terus menyiapkan stok BBM, khususnya bensubsi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, pemerintah juga mendorong agar penyaluran subsidi dapat makin tepat sasaran. Bahlil menyoroti adanya pergeseran konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi, terutama oleh masyarakat yang sebenarnya mampu membeli BBM nonsubsidi. Ia meminta agar kelompok yang mampu tidak menggunakan BBM bersubsidi agar bantuan tersebut tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah menekankan komitmennya untuk menjaga kestabilan harga BBM sekaligus meningkatkan efisiensi penyaluran subsidi agar tidak disalahgunakan oleh kelompok yang tidak berhak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait