Harga BBM Subsidi Dipastikan Tidak Naik Sampai Akhir Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan naik hingga akhir 2026, meski gejolak harga minyak global masih terjadi. Gejolak akibat perang di Selat Hormuz dan konflik Rusia-Ukraina masih berlangsung, namun pemerintah menilai buffer APBN cukup untuk menekankan dampaknya. Airlangga menyampaikan bahwa transmisi kenaikan harga minyak global masih bisa diredam oleh alokasi keuangan negara. Untuk harga BBM non-subsidi, pemerintah membeli pada kisaran US$ 90 per barel ketika harga minyak acuan global berada di US$ 100 per barel. Menteri Energi Bahlil Lahadalia memastikan kembali bahwa kebijakan ini bertujuan menjaga kestabilan harga bagi konsumen, sementara harga BBM non-subsidi tetap mengikuti fluktuasi pasar global melalui Indikator Harga Pemerintah (ICP). Pemerintah juga menjamin ketersediaan stok BBM nasional tetap aman dengan cadangan minimal 18 hingga 21 hari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 15.35
Airlangga pastikan harga BBM tidak naik hingga akhir 2026
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 07.55
Bahlil Klaim Cadangan BBM Aman hingga 21 Hari, Harganya Tak Naik sampai...
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 07.55
Bahlil Klaim Cadangan BBM Aman hingga 21 Hari, Harganya Juga Tak Naik sampai...
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 22.39
Pengamat: Kalau Terjadi Antrean, Jangan Simpulkan Stok BBM Kurang
Berita terkait
Melesat 52 Persen, Realisasi Subsidi dan Kompensasi Capai Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 17.26
Subsidi Tembus Rp331 Triliun, Konsumsi BBM-LPG dan Listrik Bersubsidi Malah Ikut Naik
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 14.29
Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tak Naik Meski Kuota Diproyeksi Jebol
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.30
Pemerintah Bakal Batasi Pengguna BBM Pertalite, Ternyata Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 10.05