Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Airlangga Ungkap Dunia Mulai Takut dengan Ekspor RI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengungkapkan bahwa negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat (AS) dan Inggris, mulai menunjukkan kekhawatiran terhadap peningkatan ekspor Indonesia. Menurut Airlangga, ekspor barang Indonesia ke AS pada 2025 meningkat sebesar 110%, sehingga AS menganggap Indonesia melakukan praktik dumping dan memberlakukan bea masuk sebesar 110%. Selain itu, ekspor baja Indonesia ke AS juga mengalami peningkatan signifikan dari US$4 miliar pada 2016 menjadi US$30 miliar pada 2025, sehingga AS dan Inggris menerapkan tarif resiprokal sektorial sebesar 50% pada produk baja Indonesia.

Meskipun nilai ekspor baja ke AS, Inggris, dan Uni Eropa relatif kecil, peningkatan kemampuan ekspor Indonesia membuat negara-negara tersebut khawatir. Airlangga menekankan bahwa kekhawatiran ini bukan disebabkan oleh volume ekspor yang besar, tetapi oleh peningkatan kapasitas dan kemampuan kompetitif Indonesia di pasar internasional. Walaupun telah ditandatangani kesepakatan tarif resiprokal antara Indonesia dan AS, pemerintah AS masih memberlakukan kenaikan bea masuk sektoral untuk baja Indonesia.

Airlangga menegaskan bahwa Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas dan nilai ekspor agar dapat bersaing di pasar global, namun perlu waspada terhadap kemungkinan langkah proteksionis dari negara mitra dagang. Pemerintah Indonesia akan terus berunding untuk menjaga akses pasar yang adil bagi produknya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait