Akankah Korsel Dicampakkan AS?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Trump memerintahkan Pentagon mengurangi latihan militer UFS di Korea Selatan secara signifikan karena dianggap mengirim sinyal tidak pantas ke Korea Utara. Trump menyatakan kekecewaan karena Seoul tidak mendukung Amerika Serikat dalam perang melawan Iran, sekaligus mengungkapkan kepercayaan tinggi pada hubungan dengan Kim Jong Un. Latihan yang dijadwalkan pada 17-27 Agustus akan melibatkan 18.000 tentara Korea dan 28.500 personel AS, tetapi sebagian masyarakat Korea Selatan protes karena khawatir meningkatkan ketegangan dan risiko perang nuklir. Di samping itu, Korea Utara sering menguji senjata misilnya saat latihan berlangsung, seperti meluncurkan rudal balistik ke Laut Jepang pada 12 Agustus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.23
Rangkul Korut, Trump Pertaruhkan Retaknya Aliansi Korsel?
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.10
Trump 'Selingkuhi' Korsel Demi Kim Jong Un, Beri Pesan Menohok Ini
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 08.23
Trump mengaku ingin bertemu pemimpin Korut sebelum akhir tahun
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 13.14
Korea Selatan Tolak Ikut Serang Iran, Trump Ingin Jaga Hubungan dengan Kim Jong Un
Berita terkait
Bukan Karena Kim Jong Un, Latihan Militer AS-Korsel Tiba-Tiba Batal
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.00
Berambisi Jadi Negara Nuklir, Korut Gelar Latihan Serangan Daya Tembak Rudal Balistik
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 15.33
Lagi-lagi, Korea Utara Terdeteksi Tembakkan Rudal Balistik
Detik.com · 12 September 2026 pukul 10.06
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 7 September 2026 pukul 17.41