Akselerasi Hilirisasi Mineral di Indonesia Perlu Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Akselerasi hilirisasi mineral di Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan investasi dan kapasitas industri. Mohammad Faisal dari CORE menyatakan tantangan utama terletak pada sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Masalah hilirisasi tidak hanya teknis, tetapi juga tata kelola kebijakan yang melibatan banyak pemangku kepentingan. Koordinasi lintas lembaga dan implementasi di tingkat daerah menjadi kunci agar manfaat nilai tambah dapat dirasakan secara optimal di dalam negeri. Pemerintah daerah memiliki peran penting karena lebih memahami kondisi sosial, lingkungan, dan kebutuhan masyarakat setempat. Perlu diperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar berbagai persoalan di lapangan dapat direspon lebih cepat.
Bagikan
Berita terkait
Wamendagri Bima Arya Dorong APKASI Otonomi Expo 2026 Hasilkan Investasi Nyata
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.42
26 Proyek Hilirisasi Strategis Sedang Digarap Pemerintah, Nilainya Rp225 Triliun
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 19.07
Hilirisasi Mineral Sepanjang Semester I 2026 Cetak Investasi Rp206,5 Triliun
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 17.04
Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp 206 T di Semester I-2026
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 15.18