Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp 206 T di Semester I-2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Realisasi investasi hilirisasi mineral di Indonesia mencapai Rp 206,5 triliun pada semester I 2026, menjadi yang terbesar dibanding sektor hilirisasi lainnya. Hal ini dilaporkan oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, dalam sebuah acara pada Agustus 2026.
Hilirisasi mineral kini sudah merambah ke luar Pulau Jawa dengan realisasi investasi sekitar Rp 227 triliun. Selain itu, terdapat 26 proyek hilirisasi strategis nasional senilai Rp 225 triliun yang sedang dikembangkan. Di sektor minerba, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pada 2025 tercatat Rp 135 triliun, dan hingga Juni 2026 mencapai Rp 76 triliun.
Investasi sektor minerba pada 2025 mencapai US$ 6,7 miliar dan menyerap 685.724 tenaga kerja secara langsung. Hilirisasi memberikan dampak berupa peningkatan nilai tambah, penguatan penerimaan negara, pertumbuhan investasi dan lapangan kerja, serta pembentukan fondasi industri strategis nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 19.07
26 Proyek Hilirisasi Strategis Sedang Digarap Pemerintah, Nilainya Rp225 Triliun
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 17.04
Hilirisasi Mineral Sepanjang Semester I 2026 Cetak Investasi Rp206,5 Triliun
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.46
Prabowo: S&P hingga Lianhe Akui Fundamental Ekonomi Indonesia Kokoh dan Layak Investasi
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 15.28
Pakar: Penguatan industri-investasi pacu pertumbuhan ekonomi 6 persen
Berita terkait
Microsoft Siapkan Investasi US$1,7 Miliar untuk Cloud dan AI di Indonesia
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 14.40
Microsoft Investasi USD 1,7 Miliar di Indonesia, Komdigi Dorong Transfer Teknologi
JawaPos · 25 September 2026 pukul 11.15
Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center di RI, Jamin Energi Melimpah
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.10
Indo Premier Bidik 6 IPO pada 2027, Mayoritas Skala Besar
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 15.10