Aksi PSHT di Surabaya Berakhir Damai, Polisi Pastikan Satu Pelaku Pembacokan Diburu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ribuan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menggelar aksi di kawasan Jalan Teuku Umar, Surabaya, pada Jumat (31/7) petang. Massa sebelumnya berupaya menuju kantor perusahaan debt collector terkait kasus dugaan pembacokan terhadap seorang anggota PSHT. Aksi sempat diwarnai ketegangan dengan aparat gabungan TNI-Polri, namun berakhir damai setelah polisi memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiyawan memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan kondusif hingga massa membubarkan diri. Luthfie menjelaskan bahwa satu pelaku pembacokan telah diamankan, sedangkan satu orang lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO). Polisi meminta bantuan masyarakat untuk melaporkan keberadaan pelaku yang masih buron.
Luthfie menegaskan penanganan perkara dilakukan secara profesional tanpa pembedaan terhadap pihak mana pun. Setiap korban menurutnya berhak mendapatkan kepastian hukum, dan Polrestabes Surabaya berkomitmen menegakkan hukum secara adil dalam kasus ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 15.00
Polisi Antisipasi Kedatangan Pesilat PSHT dari Luar Surabaya
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 14.29
Duduk Perkara Demo 10 Ribu Pesilat di Kantor Debt Collector Surabaya
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 10.50
Riuh Mal Pasang Pagar Tinggi, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 18.27
Sempat Ricuh, Ribuan Pesilat Surabaya Akhirnya Bubarkan Diri
Berita terkait
Satu Personel TNI Terluka saat Amankan Aksi Ribuan PSHT di Surabaya
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 19.07
Polda Jatim Pastikan Surabaya Kondusif Usai Dua Pos Polisi Dilempari Benda Terbakar
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.53
Polda Jatim Pastikan Surabaya Kondusif Seusai Insiden Pelemparan Molotov Dua Pos Polisi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.53
1 Anggota Polisi Terluka Terkena Lemparan Bom Molotov di Pos Lantas Surabaya
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 13.44