Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Aktivitas Sinabung Meningkat, Pemkab Karo Terbitkan Imbauan ke Warga

Gunung Sinabung (2.451 mpdl) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menunjukkan peningkatan aktivitas pada awal Agustus 2026. Pos Pemantauan Gunung Sinabung melaporkan dominasi gempa tektonik dan vulkanik, meskipun jumlahnya tidak signifikan. Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Karo mengeluarkan imbauan agar masyarakat mematuhi zona aman yang ditetapkan. Badan Geologi Kementerian ESDM menetapkan status aktivitas vulkanik menjadi Waspada (Level II) per 1 Agustus 2026, melalui Surat Plt. Kepala Badan Geologi Nomor 1321.Lap/GL.03/BGL/2026. Masyarakat dilarang beraktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi dan wilayah dalam radius 2 kilometer dari puncak gunung, sementara sektor selatan hingga timur diperluas hingga 3,5 kilometer. Warga di sepanjang sungai yang berhulu di gunung juga diimbau untuk waspada terhadap bahaya lahar.

Sebelumnya, Kepala Pos Pemantauan Gunung Sinabung, Armen Putra, menyatakan bahwa pemantauan pada akhir pekan 1 Agustus 2026 mencatat peningkatan gempa vulkanik dalam, serta gempa hembusan, low frequency, dan hybrid yang sebelumnya jarang terdeteksi. Emisi asap kawah teramati berwarna putih hingga sedang dengan ketinggian 50–600 meter di atas kubah lava. PVMBG telah merekomendasikan larangan aktivitas dalam radius 2 km dari puncak dan 3,5 km di sektor selatan-timur sejak Maret 2024. Pemerintah Kabupaten Karo terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Gunung Sinabung untuk memantau perkembangan situasi secara berkelanjutan.

Berita terkait