Alasan Jetour Tancap Gas Garap Pasar Mobil Hybrid PHEV di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jetour, pabrikan otomotif asal China, semakin agresif memasarkan kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia sebagai alternatif bagi konsumen yang ingin beralih ke elektrifikasi tanpa bergantung sepenuhnya pada infrastruktur pengisian daya. Strategi ini diungkapkan pada ajang GIIAS 2026, di mana Jetour meluncurkan model T2 i-DM dan sebelumnya T1 i-DM, yang menggunakan teknologi PHEV untuk menggabungkan tenaga listrik dan mesin bensin.
Pemesanan T1 telah mencapai lebih dari 1.000 unit, dengan sekitar 60% di antaranya berasal dari varian i-DM (PHEV). Hal ini menunjukkan peningkatan minat konsumen terhadap teknologi plug-in hybrid di pasar domestik. Jetour tetap fokus pada segmen SUV dengan karakter petualang sebagai identitas utama merek, dan seluruh model dirancang dengan fokus tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 17.30
Purbaya Janji Obral Insentif Rayu Toyota Pindah Pabrik dari Thailand
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 22.11
Bikin Tenang Konsumen, Jetour Tawarkan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026
Berita terkait
Hadir di Indonesia, JETOUR T2 i-DM Tawarkan Performa Tangguh dan Jarak Tempuh 1200 Kilometer
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 15.22
Pabrik BYD Subang Sudah Beroperasi, Siap Produksi M6 dan Atto 1
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 12.50
Soal Rencana Kendaraan Listrik Nasional, INDEF Beri Peringatan
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.58
Menko Airlangga matangkan skema insentif motor listrik
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 21.20