Pabrik BYD Subang Sudah Beroperasi, Siap Produksi M6 dan Atto 1
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BYD Motor Indonesia memanfaatkan GIIAS 2026 untuk memperkuat strategi elektrifikasi di Indonesia, termasuk peluncuran BYD M6 EV rakitan lokal dan pengenalan teknologi Dual Mode (DM) sebagai plug-in hybrid. Teknologi DM ditujukan sebagai solusi bagi konsumen yang belum siap beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik, terutama di area dengan keterbatasan infrastruktur pengisian daya, dan telah mendapat permintaan baik dalam dua bulan terakhir.
Produksi lokal BYD di pabrik Subang, Jawa Barat, kini sudah beroperasi untuk model M6 EV, M6 DM, dan Atto 1. Spesifikasi dan harga jual tetap sama, dengan M6 EV varian Standard mulai Rp395 juta, dan kandungan komponen dalam negeri (TKDN) telah melampaui 40% sesuai regulasi pemerintah.
BYD berencana memperluas teknologi DM ke model lain, seperti MPV, dalam waktu dekat, dan mengumumkan secara resmi operasional pabrik Subang dalam satu hingga dua bulan ke depan bersama pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 30 Juli 2026 pukul 19.13
Menperin sebut RI berpindah dari pasar ke basis produksi otomotif
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 10.16
Terungkap, Rp400 Miliar Digelontorkan Mazda untuk Pabrik di Bogor, Ini Faktanya
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 10.04
Terungkap, Alasan Mazda Pilih CX-30 Jadi Model Perdana Rakitan Lokal
Berita terkait
Alasan Jetour Tancap Gas Garap Pasar Mobil Hybrid PHEV di Indonesia
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.55
Soal Rencana Kendaraan Listrik Nasional, INDEF Beri Peringatan
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.58
Menko Airlangga matangkan skema insentif motor listrik
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 21.20
Prabowo: Motor Listrik Lokal yang Mengaspal Adalah 3 Kemenangan Sekaligus
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.29