Alasan KAI Tak Beri Izin Lahan Tidur di Menteng Dipakai Main Bola
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, ramai memanfaatkan lahan tidur milik PT KAI di RW 08 Kelurahan Menteng sebagai lapangan sepak bola dadakan. Mereka menggelar liga bola setiap akhir pekan dengan lapangan sederhana berupa garis cat putih di atas aspal. Aktivitas ini viral di media sosial dan menarik perhatian publik.
Namun, PT KAI Daop 1 Jakarta secara resmi tidak mengizinkan penggunaan lahan tersebut untuk bermain bola. Manajer Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa area tersebut merupakan ruang milik jalur kereta api (right of way) yang berfungsi untuk operasional, pemelihihanan, dan keselamatan perjalanan kereta api. Berdasarkan safety assessment, aktivitas olahraga di area ROW memiliki risiko sangat tinggi terhadap keselamatan pemain, penonton, maupun perjalanan KA. Kebijakan ini berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan PP Nomor 56 Tahun 2009 yang menegaskan bahwa ruang manfaat jalur kereta api adalah daerah tertutup untuk umum.
KAI menegaskan pihaknya mendukung aktivitas olahraga masyarakat asalkan dilakukan di tempat yang aman. Sebagai alternatif, KAI bersama DJKA dan Pemprov DKI telah memanfaatkan ruang di bawah jalan layang lintas kereta api menjadi RPTRA di beberapa lokasi. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga merespons fenomena ini dengan berjanji menambah fasilitas olahraga, meski pembangunan harus dilakukan bertahap mengingat Jakarta memiliki 11 juta penduduk dengan keterbatasan fasilitas.
Bagikan
Berita terkait
KAI Respons Curhat Warga di Menteng, Tegaskan Lahan Dekat Rel Harus Kosong
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 06.33
Tak Izinkan Lahan di Menteng Dipakai Liga Aspal, KAI Komunikasi ke Panitia
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 05.36
Senangnya Warga Usai Hp-nya Diselamatkan Damkar dari Gorong-gorong HI
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.36
Cerita Sejoli dari Bogor Berangkat Subuh Demi Rayakan HUT RI di Monas
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.26