KAI Kebut Rekomendasi Keselamatan KNKT dan Tutup Seratusan Perlintasan Sebidang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568157/original/018884500_1777350661-4.jpg)
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mempercepat implementasi enam rekomendasi keselamatan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pasca insiden KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Rekomendasi tersebut meliputi penguatan prosedur komunikasi, evaluasi kondisi kerja masinis, pengendalian perjalanan, serta peningkatan kemampuan personel dalam mendeteksi bahaya. KAI berkomitmen kooperatif terhadap proses hukum dan memberikan pendampingan bagi pegawai terlibat.
Sebagai langkah konkret, KAI telah menutup 172 perlintasan sebidang pada Juli 2026 dan menjalankan program peningkatan keselamatan di 190 titik prioritas di Jawa dan Sumatra. Hingga September 2026, pekerjaan sipil rampung di 183 lokasi, mencakup pemasangan rambu, palang pintu, dan alat komunikasi dengan dukungan 748 petugas PJL bersertifikat. Selain infrastruktur, KAI aktif melakukan edukasi publik melalui ribuan sosialisasi dan penutupan 1.024 perlintasan liar periode 2022–2025.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 12.09
Respons Menhub soal Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan di Bekasi
Detik.com · 30 September 2026 pukul 10.58
Usai Temuan KNKT, Komisi V DPR Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Kereta
Detik.com · 30 September 2026 pukul 08.15
KAI Evaluasi Sistem Operasional Usai Temuan KNKT soal Tabrakan KA Anggrek Vs KRL
Berita terkait
KAI Targetkan 1.404 Perlintasan Sebidang Ditutup pada 2027
kumparan · 23 September 2026 pukul 17.31
KAI fokus tangani 1.810 jalur perlintasan kereta tanpa penjagaan
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 20.07
KAI soal Investigasi KNKT Kecelakaan KA di Bekasi Timur: Kami Evaluasi
kumparan · 29 September 2026 pukul 20.26
KAI Beri Bantuan Hukum ke Masinis Tersangka Kecelakaan KA di Bekasi
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 19.56