Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Alasan Pengusaha Masih Tahan Rekrut Karyawan, Sektor Ini Terbanyak

Dunia usaha masih menahan diri dalam merekrut karyawan akibat permintaan yang belum kuat, ketidakpastian biaya energi dan logistik, serta ketidakpastian kebijakan pemerintah. Menurut Erwin Aksa dari Kadin Indonesia, perusahaan hanya akan menambah pegawai tetap jika yakin permintaan akan meningkat dan pasar ekspor stabil. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh biaya pembiayaan, produktivitas tenaga kerja, dan kepatuhan regulasi.

Erwin menekankan bahwa pemerintah perlu menciptakan kepercayaan (confidence) agar investasi dan perekrutan bisa berjalan. Pertumbuhan ekonomi tidak cukup diukur dari angka saja, tetapi juga dari seberapa banyak lapangan kerja yang diciptakan. Investasi harus ditujukan pada sektor yang tidak hanya padat modal, tetapi juga menyerap banyak tenaga kerja.

Untuk 2027, peluang penyerapan tenaga kerja terbesar ada di sektor manufaktur seperti tekstil, alas kaki, makanan dan minuman, furnitur, konstruksi, perumahan, pariwisata, ekonomi kreatif, pertanian, agroindustri, dan UMKM. Anggawira dari Hipmi menambahkan, sektor seperti agroindustri, tekstil, manufaktur ekspor, perumahan, dan infrastruktur juga relatif siap. Target pengangguran terbuka 4,30%-4,87% dianggap realistis jika pertumbuhan ekonomi benar-benar padat karya dan diikuti peningkatan kualitas pekerjaan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait