Aleksander Ceferin Sebut Dukungan untuk Gianni Infantino di FIFA Mulai Tergerus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden UEFA Aleksander Ceferin memperingatkan keras Gianni Infantino agar mempertimbangkan pengunduran diri dari jabatan Presiden FIFA. Menurut Ceferin, dukungan terhadap Infantino kini semakin tergerus, terutama setelah kontroversi rencana investasi swasta untuk mengelola kompetisi bergengsi seperti Piala Dunia. Meski rencana tersebut akhirnya dibatalkan, dampak politiknya telah merusak kepercayaan banyak pihak, termasuk sejumlah federasi kontinental dan nasional yang mulai menarik dukungan mereka.
Hubungan antara Ceferin dan Infantino sendiri berada di titik terendah. Ceferin mengaku sudah tidak lagi berkomunikasi dengan Infantino sejak polemik investasi swasta mencuat. Dalam pernyataannya di podcast The Rest is Politics, Ceferin menyampaikan dua skenario bagi Infantino menjelang Kongres FIFA di Maroko pada Maret 2026: pertama, mengakui bahwa dukungan sudah tidak lagi kuat dan tidak maju dalam pemilihan; kedua, tetap maju tetapi diperkirakan akan menghadapi tantangan serius dari calon penantang.
Beberapa nama mulai mencuat sebagai calon penantang potensial, sementara tekanan dari berbagai pihak, termasuk suporter dan klub-klub besar, semakin membesar. Pemecatan Kevin Lamour oleh FIFA juga menuai kritik keras dari UEFA dan figur sepak bola dunia, menambah ketegangan dalam isu tata kelola dan reformasi di kalangan pihak terkait.
Bagikan
Berita terkait
Bos UEFA tak Berminat Maju Pemilihan Presiden FIFA
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.31
Israel Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA 2027
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 09.38
Gimana Nasib Infantino Usai Gagalnya Komersialisasi FIFA?
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.17
Kursi Gianni Infantino Mulai Bergoyang, UEFA Siapkan Penantang Baru?
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 12.30