Amerika dan Eropa Bisa Jadi Musuh, Perang Bisa Pecah di Sini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kawasan Arktik menjadi arena persaingan geopolitik baru antara Amerika Serikat dan Eropa meskipun keduanya tergabung dalam NATO. Menurut analisis Ksenia Smertina, kompetisi ini dipicu oleh perebutan jalur perdagangan, keamanan, serta kekayaan sumber daya alam yang semakin terbuka akibat mencairnya es kutub. Greenland menjadi titik strategis utama karena lokasinya yang menghubungkan Amerika Utara dan Eropa serta cadangan mineralnya.
Amerika Serikat memperkuat kehadiran militer melalui pangkalan udara dan kapal pemecah es, sementara Uni Eropa fokus pada investasi infrastruktur dan kerja sama keamanan. Selain itu, Rusia dan China turut berperan aktif melalui pengembangan Jalur Laut Utara dan konsep Jalur Sutra Es. Persaingan ini menggeser fokus Arktik dari isu lingkungan menjadi perebutan pengaruh ekonomi dan pertahanan global.
Bagikan
Berita terkait
3 Negara Eropa yang Pindahkan Emas dari AS, Ada yang Tarik 300 Ton
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 07.20
Harga Minyak Dunia Turun Tipis Usai Iran Buka Peluang Akur dengan AS
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 11.53
Jika AS Lancarkan Invasi Lagi, Iran Siapkan 5 Taktik Serangan Tak Terduga
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 03.30
Adik Kim Jong Un Ancam AS, Tegaskan Status Nuklir Korea Utara Tak Bisa Diganggu Gugat
Media Indonesia · 18 September 2026 pukul 07.08