Amerika Gila Perang, Pentagon Desak Perusahaan Senjata Tingkatkan Produksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pentagon mendesak industri pertahanan AS mempercepat produksi dan pengiriman senjata demi mengisi cadangan yang menipis akibat konflik dengan Iran. Wakil Menteri Pertahanan Steve Feinberg mengeluarkan memo pada Rabu lalu, memberi tenggat 21 hari bagi para pemimpin industri untuk menyusun rencana percepatan pengiriman dan peningkatan kapasitas produksi kapabilitas kritis. Feinberg menilai siklus pengembangan bertahun-tahun tidak lagi dapat diterima.
Upaya ini mencakup sistem rudal pencegat Patriot dan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD). Data dari Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) menunjukkan cadangan global rudal Patriot anjlok dari 2.200 unit sebelum perang tersisa 827, sedangkan THAAD turun dari 452 menjadi 278 unit. Pentagon juga mendorong kerangka kerja kolaborasi dengan kontraktor pertahanan dan perusahaan teknologi besar, meskipun kesepakatan tersebut bersifat tidak mengikat dan tetap bergantung pada persetujuan pendanaan dari Kongres AS.
Bagikan
Berita terkait
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran, Krisis Rudal Patriot dan THAAD Amerika Jadi Alasan Sebenarnya?
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 09.37
AS Hadapi Kekurangan Kritis Rudal Pencegat Pertahanan Udara, dari 2.300 jadi Hanya 827
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 12.58
Pengadilan AS Minta Penempatan DJI di Daftar Hitam Pentagon Ditinjau Ulang
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 21.30
Pentagon Ingin Mengerahkan Laser dan Teknologi Penangkal Drone di Fasilitas Penting AS
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 18.00