Anak Krakatau Erupsi, Amerika-Malaysia Warning Warganya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau erupsi pada malam 5 September 2026, menyebarkan abu vulkanik ke wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan sekitarnya. Kedutaan Besar AS, Belanda, Filipina, dan Malaysia mengeluarkan peringatan kepada warganya. Erupsi ini menyebabkan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim hingga pukul 09.30 WIB, serta Bandara Lampung hingga pukul 10.00 WIB pada 6 September 2026. Kedutaan AS menyampaikan pemberitahuan 'Alert' berwarna hijau dan menyarankan warga AS memeriksa status penerbangan secara berkala. Kedutaan Belanda dan Filipina menyarankan warga menutup jendela dan pintu balkon, menggunakan masker N95 atau KN95, serta menghindari aktivitas luar ruangan. Kedutaan Filipina juga menyarankan warga tetap berada di dalam ruangan dan memperbanyak minum air untuk mencegah iritasi tenggorokan. Kedutaan Malaysia meminta warganya yang berada di Bandara Soekarno-Hatta menyimak jadwal penerbangan dan mematuhi aturan otoritas Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 19.51
Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Skuad Persebaya Pulang Lewat Jalur Darat dan Laut
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 16.06
Menhub: Bandara Halim dan Soetta Masih Ditutup 4 Jam ke Depan Imbas Abu Anak Krakatau
VOI · 6 September 2026 pukul 15.11
Abu Anak Krakatau Masih Terdeteksi, Enam Bandara Ditutup hingga Pukul 17.00 WIB
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 13.56
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Singapore Airlines Batalkan Penerbangan ke Jakarta
Berita terkait
Anak Krakatau Erupsi, Amerika-Malaysia Beri Warning
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 08.50
Penutupan 4 Bandara Diperpanjang hingga Pukul 18.00 Hari Ini
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 09.20
Daftar 3 Kabupaten Paling Terdampak Abu Erupsi Anak Krakatau
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 09.00
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Jabar Terapkan Sekolah Daring
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 08.57