Anak Krakatau Erupsi, Penyeberangan Bakauheni-Merak Masih Normal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341195/original/022478300_1788588168-20241222_114216.jpg)
Gunung Anak Krakatau erupsi sejak Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari. Erupsi memicu kekhawatiran keselamatan pelayaran di perairan Selat Sunda. Namun, penyeberangan Bakauheni-Merak tetap normal. Kepala KSOP Bakauheni, Capt. Suratno, memastikan tidak ada dampak langsung erupsi karena jarak 30 nautical mile (50 km) dari gunung. 28 kapal masih beroperasi melayani penyeberangan. Tim pemantau di Pulau Sebesi belum melaporkan abu vulkanik mengganggu aktivitas. Data trip penyeberangan akan dihitung setelah pukul 08.00 WIB.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 5 September 2026 pukul 14.27
Kesaksian Warga Sedang Mancing Dekat Anak Krakatau, Dengar 3 Kali Dentuman
Detik.com · 5 September 2026 pukul 14.15
Dentuman Diduga dari Anak Krakatau Tak Merata, Ada Fenomena Unik
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.00
PVMBG Sebut Anak Krakatau Lepas Energi Bisa Merambat Ratusan Kilometer
kumparan · 5 September 2026 pukul 13.46
PVMBG Duga Dentuman Bandung Raya Berkaitan dengan Erupsi Anak Krakatau
Berita terkait
Cerita Warga Melihat Detik-detik Erupsi Anak Krakatau
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 14.15
PVMBG Catat Erupsi Anak Krakatau Masih Terjadi hingga Sabtu Pagi
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 13.35
Dentuman Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar Ratusan Kilometer, Ini Penjelasannya
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 12.42
Erupsi Anak Krakatau Tak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan PVMBG
Detik.com · 5 September 2026 pukul 12.15