Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Anak Krakatau Semburkan Lava, Warga Diimbau Jauhi Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi menerus dari Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB hingga Sabtu (5/9) pukul 04.40 WIB. Erupsi ini menyebabkan lava fountain atau air mancur lava yang memancarkan pendaran merah menyala, disertai suara gemuruh dan getaran yang terasa di wilayah Banten, Lampung, dan Jawa Barat. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan status gunung tetap pada Level III (Siaga). Erupsi ini juga menjelaskan laporan masyarakat mengenai dentuman dan getaran di sejumlah wilayah pesisir. Meskipun kolom abu tidak teramati dengan jelas, fenomena visual erupsi sangat dominan dari kejauhan. Menurut Kepala Badan Geologi Lana Saria, struktur fisik gunung yang tumbuh kembali sejak 2018 masih relatif kecil dan tidak berpotensi menyebabkan keruntuhan besar atau tsunami. Namun, ancaman utama tetap tinggi dari aliran lava dan lontaran batu pijar. Badan Geologi mengimbau warga dan wisatawan untuk tidak mendekati radius 3 km dari pusat aktivitas gunung. Warga pesisir di Banten dan Lampung juga diminta tetap tenang dan mengikuti arahan BPBD setempat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait