Analisis BMKG, Pemicu Gempa Magnitudo 6,1 di Nias Selatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326869/original/001904700_1787039899-1000517870.jpg)
Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 13.02 WIB. BMKG menyatakan gempa terjadi pada kedalaman 35 km dengan episenter di laut, 157 km Tenggara Nias Selatan. Hasil analisis menunjukkan gempa jenis dangkal dengan mekanisme pergerakan naik, tidak berpotensi tsunami. Intensitas MMI IV dirasakan masyarakat Tapanuli Utara dengan gerabah pecah dan struktur berderik. Intensitas III MMI terasa di beberapa kota Sumatera Barat dan Sumatera Utara, sementara intensitas II MMI terdeteksi di Gunung Sitoli dan Tapanuli Tengah. Hingga 13.30 WIB tidak ada gempa susulan. BMKG meminta masyarakat tetap tenang dan menghindari bangunan rusak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.56
Gempa Magnitudo 6,1 di Nias Selatan, BMKG: Hindari Bangunan yang Retak atau Rusak
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.02
Gempa M 5,8 Guncang Nias Selatan 18 Agustus, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.04
Ambil Dahulu, Bayar Kemudian: Kegagalan Mitigasi Gempa Flores
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.17
Gempa Susulan M5,7 Kembali Terdeteksi di Flores NTT, tak Berpotensi Tsunami
Berita terkait
Megathrust-Tsunami Ancam Jakarta-Jawa? Ini Penjelasan BMKG dan Pakar
CNBC Indonesia · 19 September 2026 pukul 15.45
Peringatan Dini Tsunami Cegah Banyak Korban Jiwa
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.24
Gempa M5,6 Guncang Banten, Benda Bergoyang-Dirasakan di Pandeglang
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 17.16
Gempa M5,2 Guncang Malang Senin Pagi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 10.35