Ancaman Netanyahu Jika Dirinya Ditangkap di Luar Negeri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam akan mengerahkan militer Israel untuk menyelamatkannya jika ia ditangkap di luar negeri. Ancaman ini muncul dalam wawancara dengan presenter Fox News, Sean Hannity, di tengah surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) yang menuduhnya melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza.
Netanyahu menyebut pasukan khusus Israel siap bertugas untuk operasi penyelamatan, namun tidak merinci mekanismenya. Pernyataan ini memicu kekhawatiran karena setiap operasi militer tanpa izin negara tuan rumah melanggar hukum internasional dan dapat memicu sengketa diplomatik. Surat perintah ICC juga telah membatasi perjalanan luar negeri Netanyahu, dengan beberapa negara, termasuk yang dipimpin Wali Kota New York Zohran Mamdani, menyatakan akan menegakkan hukum jika ia berkunjung.
Menurut Statuta Roma, negara anggota ICC wajib bekerja sama dalam mengeksekusi surat perintah penangkapan, meskipun hal ini sering menjadi perdebatan hukum dan politik. Kasus ini menyoroti kompleksitas hukum internasional dan geopolitik yang dihadapi Netanyahu dalam perjalanan diplomatiknya.
Bagikan
Berita terkait
Netanyahu Bilang Pasukan Israel Siap Siaga Jika Dia Ditangkap di Luar Negeri
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 12.56
Teriakan 'Pembunuh Bayi' Tertuju ke Netanyahu
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 06.06
Netanyahu Diteriaki 'Pembunuh Bayi' Saat Berkunjung ke AS
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 12.23
Hampir Separuh Warga AS Ingin Netanyahu Ditangkap
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 20.29